Udongah's Blog

Krui Lampung Barat

Krui Penghasil Getah Damar

Damar adalah hasil dari sekresi (getah) dari pohon shorea sp,vatica sp,Dryobalanops sp., dan lain-lain dari suku meranti-merantian atau Dipterocarpaceae. Di dalamnya termasuk damar mata kucing dan damar gelap. Damar dimanfaatkan dalam pembuatan korek api (untuk mencegah api membakar kayu terlalu cepat), plastikplestervernis, dan lak.
Damar biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi atau pegunungan terutama di daerah Sumatra (Krui lampung Barat) ,biasanya umur pohon bisa mencapai 80 tahun lebih.
Namun ancaman terhadap perkebunan repong damar datang pada saat pembukaan perkebunan kelapa sawit yang mengabaikan hukum adat. Pada akhir tahun 1980-an, banyak pohon Damar yang ditebang untuk membuka perkebunan kelapa sawit, dan para penebang liar mencuri kayu Damar Pinus dengan mencampurkannya dengan kayu biasa sehingga polisi tidak menghentikan mereka, karena mereka tidak menyadari para penebang liar telah mencampurnya dengan kayu ilegal Damar pinus. Namun bagaimanapun juga para penduduk di Krui tetap memegang teguh tradisi mereka dalam melindungi Damar Pinus, puluhan desa lainnya di Lampung Barat juga masih menjunjung tinggi tradisi yang sama dan pohon Damar sekarang terancam punah oleh keberadaan orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan pohon Damar sebagai bahan bangunan untuk dibuat papan atau balok.
Melestarikan repong damar tidaklah mudah bagi masyarakat Krui. Beberapa diantara mereka telah tergoda untuk menjual perkebunannya untuk mendapatkan uang untuk membeli peralatan rumah tangga yang modern.
Pranan pemerintah sangan diperlukan untuk menjaga kelestarian pohon Damar ini terutama Departemen Kehutanan harus lebih proaktif untuk memberikan perhatian yang serius , seperti memberikan penyuluhan-penyuluhan atau memberikan bibit Damar secara gratis.
Selain menjaga kelestarian Hutan ,Damar juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah karena sebagian besar damar dari daerah Krui di export ke manca negara.
Menurut data dari administrasi Kabupaten Lampung Barat, saat ini terdapat sekitar 17.500 hektar repong damar di daerah, terutama di daerah pesisir, dengan 1,7 juta pohon. Pohon-pohon yang tumbuh terutama oleh masyarakat desa, menghasilkan sekitar 315 ton getah per tahun, yang sebagian besar diekspor ke Bangladesh, India, Italia, Pakistan dan Arab Saudi. Orang-orang krui tidak hanya mengisi perkebunan Pinus mereka dengan pohon Pinus saja, mereka mengkombinasikan dengan pohon buah-buahan seperti durian, langsat dan lain-lain.
Karena harga damar sekarang sudah lumayan mahal sehingga masyarakat harus extra keras dalam menjaga kebun (repong) Damarnya karena banyak terjadi pencurian pada malam hari, sebagai solusinya sebagian masyarakat mengecat damarnya dengan pewarna untuk memudahkan penelusuran bila ada pencurian Damarnya.

October 3, 2010 - Posted by | Uncategorized

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: